VOLUME pada Seruit System

Apa Itu Volume Pada Seruit System

Sebelum kita membahas Volume ada baiknya kita ulas balik tentang SERUIT system. Seruit adalah salah satu contoh penerapan analisa tehnikal dengan menggunakan 3 syarat dasar, seperti yang dijelaskan oleh Dr. Alexander Elder dalam buku best sellernya 'Trading For a Living'. Dr. Alexander Elder mengenalkan sistem Trading Triple Screen, yaitu trading dengan menggunakan 3 layar.

Layar Pertama : timefrime weekly menggunakan MACD dan MA, untuk mengidentifikasi TREND follower. (Trend Tahunan).
Layar Kedua : timefrime 5day menggunakan RSI, Stochastic untuk mengukur momentum (Untuk mengetahui area jenuh dan siap masuk pasar).
Layar Ketiga : timefrime Daily untuk melakukan order biasanya menggunakan Pending order.
Dr. Alexander Elder menyampaikan bahwa dalam analisa tehnikal harus bisa mengidentifikasi Trend, Moment, Fluktuasi dan Volume.

Template yang dikenalkan oleh Dr. Alexander Elder adalah untuk trader LONG TERM karena mengidentifikasi trend tahunan. Lalu bagaimana Jika kita DAY TRADER ?? (seperti kebanyakan trader indonesia)

Untuk DAY TRADER kita bisa mengkonversi ke timefrime dan periode yang lebih pendek, salah satu contohnya adalah SERUIT sistem, dimana :

TREND mingguan diwakili oleh MA 100 dan 200 di timefrime H1 ( Jika dikonversi ke M5 menjadi MA 1200 dan MA 2400 ).
MOMENTUM di timefrime M5, untuk mengidentifikasi area Oversold dan Overbought. Bisa menggunakan RSI 14 atau Stochastic 5,12,12.
VOLUME di timefrime M5, untuk mengidentifikasi kekuatan market
Penjelasan tentang SERUIT bisa dibaca kembali disini SERUIT SYSTEM

VOLUME

Volume yang dimaksud di market adalah suatu kekuatan, tenaga atau daya dorong aksi Buyer dan Seller yang digambarkan dalam bentuk volum. Sehingga kita bisa mengetahui ukuran kekuatan tersebut.

Di dalam platform MT4 kita mengenal indikator volume seperti dibawah ini

Gambar diatas menjelaskan kekuatan market yaitu kekuatan bullish dan kekuatan bearish tetapi tergabung di dalam satu channel sehingga dibutuhkan kejelian dalam membacanya.
Untuk mempermudah pembacaan Volume kita bisa uraikan secara terpisah kekuatan bull dan bear nya, yaitu :

Bears Power, untuk mengukur kekuatan bearish pada timefrime M5 gunakan period 13. Jika histogram bears mulai menurun berarti kekuatan aksi sell sudah mulai menurun dan kita bisa mengambil aksi BUY. (dengan catatan TREND up, MOMENTUM di area oversold)


Bulls Power, untuk mengukur kekuatan bullish pada timefrime M5 gunakan period 13. Jika histogram bulls mulai menurun berarti kekuatan aksi buy sudah mulai menurun dan kita bisa mengambil aksi SELL. (dengan catatan TREND down, MOMENTUM di area overbought)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel